Mediasi Perselisihan Lahan Jalan Milik Bu Sri dan PT.Oasis internasional Melalui Jalan Buntu.

BANYUASIN, PALEMBANG NEWS — Kisruh lahan tanah milik Ibu Sriwati warga kelurahan Sukomoro KM 18 Kabupaten Banyuasin hingga kini belum menemukan titik damai setelah dilakukan mediasi

Perselisihan antara Ibu Sriwati dan perusahaan Air minum PT OASIS Internasional dipicu oleh lahan jalan milik Bu Sriwati persisnya di samping rumah yang di lewati mobil angkutan milik perusahaan PT Oasis Internasional selama lebih kurang 13 tahun.

selaku pemilik lahan tanah yang resmi ibu Sri meminta kepada perusahaan  tersebut agar di berikan kompensasi selama 13 tahun, namun permintaan tersebut tidak di penuhi oleh pihak perusahaan sehingga  permasalahan itu membuat situasi semakin memanas sampai akhirnya ibu sri resmi di laporkan pihak perusahan ke Polsek talang kelapa atas pasal pemerasan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat  kepolisian turun langsung ke lokasi untuk memastikan lokasi jalan yang menjadi persoalan.

Mediasi pun dilakukan kembali di kantor camat Talang Kelapa dan Kantor Pemkab Banyuasin dengan menghadirkan kedua belah pihak serta para saksi yang mengetahui batas lahan namun mediasi masih belum ada titik terang.

saat dikonfirmasi awak media melalui pesan whatsaap Kapolsek Talang kelapa AKP Herly mengatakan, kita cek dulu Yo dek, temui Bae Kanit, ujarnya kamis (9/4/2026)

terpisah, Kanit Reskrim Polsek talang kelapa Iptu Miswadi membenarkan laporan tersebut dan sudah tahap sidik.

“kami lagi koordinasi dengan  jaksa penuntut umum,semua yang di periksa statusnya masih saksi..ren juga akan riksa ahli pidana,” ucapnya saat di konfirmasi melalui pesan whatsaap.

 

menanggapi hal tersebut, Panglima ormas Bung Baja Sriwijaya Sumsel sekaligus  ketua Ormas Garda Prabowo Talang kelapa Syamsul Efendi di dampingi tim awak media menyampaikan, bahwa kedua belah pihak sudah melakukan mediasi guna membahas opsi penyelesaian

 

“saya di tunjuk buk de Sri sebagai perwakilan dan juru bicara keluarga sudah berdaya upaya untuk menawar kan mediasi dengan meminta pihak kelurahan, kecamatan bahkan Pemerintah Banyuasin, tapi tetap melalui jalan buntu.

 

Apa bila kedepan pihak PT Oasis tetap bersikeras dengan sikapnya langkah selanjutnya kami akan melibat kan seluruh elemen masyarakat untk Demo menuntut Keadilan.

Apabila perlu PT ini di tutup, Karena berdasarkan informasi dari masyarakat banyak di duga menyalahi Aturan, tutupnya

red : team Duta Matahari

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *