Kapolda Sumsel Resmi Buka Kejuaraan Bergengsi Pencak Silat Kapolda Sumsel Cup II.

Oplus_131072

PALEMBANG, PALEMBANG NEWS ||Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Sumsel Cup II secara resmi digelar mulai tanggal 9 hingga 12 Juli 2026 di GOR Dempo, Jakabaring Sport City. Ajang bergengsi  ini rencana akan di diselenggarakan setiap tahun oleh Polda Sumsel untuk menjaring bibit-bibit atlet muda dan mempererat sportivitas antar pesilat di wilayah Sumatera Selatan.

Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur dan di ikuti oleh seribu lebih atlet dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.  Berikut adalah rincian kategori usia yang diperlombakan:
Usia Dini
Pra Remaja
Remaja
Dewasa
Untuk di ketahui kejuaraan pencak silat, kapolda Sumsel  Cup Iai di selenggarakan dalam rangka memperingati Hari ulang tahun  Bhayangkara ke 80 tahun.

Kejuaraan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumatera Selatan, Wakapolda Sumatera Selatan, jajaran pejabat Polda Sumsel,kajasdam serta pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, mengapresiasi penyelenggaraan Kapolda Cup II yang dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Event ini sangat bagus untuk anak bangsa untuk menyongsong masa depan generasi muda,” ujar Herman Deru.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan.

“Kepada seluruh peserta saya mengingatkan agar adik-adik sekalian menjunjung sportivitas dalam setiap pertandingan. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus mempererat persaudaraan dan saling menghormati sesama atlet,” pesannya.

Di kesempatan yang sama, Ketua IPSI Sumsel Ir H.Edi Santana Putra. MT melalui Sekretaris Umum IPSI Sumsel Drs.Darlis mengatakan bahwa kejuaraan pencak silat kapolda cup II  ini bisa menjadi ajang mencari bibit atlet muda berpretasi dan akan menjadi agenda tahunan sebagai wadah pembinaan atlet pencak silat di Sumatera Selatan.

Menurut Darlis, para atlet harus menjadikan kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang mengejar medali, tetapi juga sebagai pembuktian hasil latihan dan pembentukan karakter.

“Jadikan ajang Kapolda Cup ini bukan sekadar untuk mengejar medali. Lebih dari itu, jadikan arena ini sebagai pembuktian hasil latihan keras kalian selama ini. Junjung tinggi sportivitas, tampilkan teknik terbaik dengan semangat pendekar sejati menang tanpa merendahkan, kalah tanpa alasan. Ingatlah, pesilat sejati adalah mereka yang kuat fisiknya, namun lembut dan luhur budi pekertinya,” ungkap Darlis.

Ia juga berpesan kepada seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas secara adil, jujur, dan profesional demi menjaga kualitas serta marwah kejuaraan.

“Mari kita jadikan Kapolda Cup ini sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarperguruan silat dan melahirkan pesilat-pesilat masa depan yang siap mengharumkan nama daerah masing-masing di kancah nasional maupun internasional,” tutup Darlis.

Melalui penyelenggaraan Kapolda Cup Pencak Silat, diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul dalam kemampuan bertanding, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, serta semangat kebangsaan yang kuat.

Red: duta matahari HW

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *